BMKG: Awas Hujan Lebat-Angin Kencang Landa Jawa, Bali, NTB-NTT Besok

Waspada! Bibit Siklon Tropis 90S Intai Selatan Jawa: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem & Gelombang 6 Meter

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca buruk yang akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan. Keberadaan Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia menjadi pemicu utama hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang laut kategori “Sangat Tinggi”.

BMKG

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, mengonfirmasi bahwa bibit siklon ini terpantau berada di koordinat 10.9°LS dan 113.2°BT, tepatnya di selatan Jawa Timur dengan kecepatan angin maksimum mencapai 45 knot (85 km/jam).


Intisari Berita: Poin Penting Peringatan BMKG

Untuk memastikan keamanan Anda, berikut adalah ringkasan dampak Bibit Siklon 90S yang berlaku hingga 6 Maret 2026:

  • Wilayah Terdampak: Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

  • Ancaman Angin Kencang: Potensi wind gust (angin kencang sesaat) hingga 63 km/jam (34 knot).

  • Waktu Krusial: Hujan intensitas sedang-lebat diprediksi terjadi pada sore hingga malam hari, serta dini hari menjelang pagi.

  • Ketinggian Gelombang: Mencapai puncaknya di angka 4 – 6 meter di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT.

  • Klarifikasi Hoaks: BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai “Siklon Tropis 25S” yang beredar di media sosial adalah tidak tepat.


Topik Pembahasan Menarik: Mengenal Bibit Siklon 90S

1. Mengapa Angin Kencang Terjadi Sepanjang Hari?

Berbeda dengan hujan yang memiliki pola waktu tertentu (sore atau dini hari), angin kencang akibat bibit siklon cenderung konsisten. Hal ini disebabkan oleh perbedaan tekanan udara yang ekstrem (992 hPa) di pusat sirkulasi bibit siklon, yang menarik massa udara dari sekitarnya dengan sangat kuat.

2. Fenomena Wind Gust: Bahaya Tersembunyi di Pesisir

Masyarakat di pesisir selatan Jawa hingga NTT diimbau waspada terhadap wind gust. Ini adalah hembusan angin yang datang tiba-tiba dengan kecepatan jauh di atas rata-rata. Dengan kecepatan 63 km/jam, angin ini mampu menumbangkan pohon atau merusak atap bangunan yang tidak kokoh.

3. Dampak Maritim: Gelombang “Sangat Tinggi”

Nelayan dan operator jasa transportasi laut harus ekstra waspada. BMKG membagi level peringatan gelombang menjadi tiga kategori:

  • Sedang (1,25 – 2,5 m): Laut Jawa, Laut Bali, Laut Flores.

  • Tinggi (2,5 – 4 m): Samudra Hindia barat Lampung hingga DIY, Laut Sawu.

  • Sangat Tinggi (4 – 6 m): Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT.


Langkah Mitigasi: Apa yang Harus Dilakukan?

Mengingat cuaca ekstrem ini diprediksi bertahan hingga beberapa hari ke depan, berikut langkah antisipasinya:

  1. Hindari Aktivitas di Laut: Terutama di wilayah dengan status gelombang tinggi dan sangat tinggi.

  2. Cek Kondisi Sekitar Rumah: Pangkas dahan pohon yang rimbun dan pastikan papan reklame di sekitar Anda dalam kondisi stabil.

  3. Pantau Kanal Resmi: Jangan mudah percaya berita broadcast WhatsApp. Pastikan informasi berasal dari aplikasi infoBMKG, website resmi, atau akun Instagram @infoBMKG.

marocafrik.com

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*